Translate

Minggu, 12 Agustus 2018

MATA PENCAHARIAN


Secara umum mata pencaharian warga masyarakat desa Kapor dapat teridentifikasi ke dałam beberapa bidang pencaharian seperti : petani, Buruh Tani, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Karyawan Swasta, Pedagang, Transportasi, Konstruksi, Buruh Harian Lepas, Guru, Wiraswasta yang secara langsung maupun tidak langsung telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan perekonomian masyarakat desa Kapor. Adapun kebanyakan masyarakat desa Kapor lebih memilih bekerja keluarnegeri atau merantau untuk mendapatkan pendapatan yang tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu juga masyarakat desa Kapor memanfaatkan sektor pertanian untuk dijadikannya sebagai mata pencahariannya, sektor pertanian yan paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat desa Kapor ialah komoditas padi, kacang tanah dan cabe. Namun komoditas yang memiliki potensi yang baik yaitu tanaman padi yang menjadikannya salah satu  mata pencaharian masyarakat. Meskipun hasil yang didapat tidak terlalu banyak namun hal itu akan tetap dilakukan, meskipun tidak mendapatkan hasil yang banyak setidaknya hasil panen itu dapat memenuhi kehidupan. Untuk mata pencaharian selanjutnya ialah membuat berupa kerajinan tangan yang dihasilkan dari bambu yang tumbuh melimpah di Desa Kapor, adapun mata pencaharian kerajinan bambu yang dimaksud ialah seperti membuat kerajinan rabunan yaitu alat untuk mencetak tumpeng.  


DEMOGRAFI DESA KAPOR


Jumlah penduduk desa Kapor 2016
        Jumlah penduduk di desa Kapor dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Besarnya jumlah penduduk akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi serta tidak meratanya penduduk disetiap daerah. Masalah jumlah penduduk perlu diperhatikan karena penduduk sebagai sumber daya ekonomi, selain sebagai modal dasar pembangunan, juga merupakan objek bagi pembangunan. Pertambahan jumlah penduduk ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi dalam melihat program-program pembangunan Keluarga Berencana (KB) dan keluarga sejahtera. Contoh: membesarkan anak akan semakin mudah dari pada banyak anak, biaya hidup dalam keluarga akan lebih ringan.



SOSIAL BUDAYA DESA KAPOR

Keadaaan sosial budaya masyarakat  desa Kapor dapat dikatakan sudah baik karena interaksi  antar masyarakat satu dengan yang lain dapat terjalin dengan baik sehingga koordinasi antara kepala dusun dan masyarakatnya mudah dilakukan. Kegiatan sosial masyarakat yang dilakukan adalah berkumpul bersama, bermusyawarah dan sering bertukar pikiran di balai desa utuk menciptakan kemajuan serta keamanan desa Kapor. Masyarakat desa sendiri kebanyakan merupakan satu kerabat atau keluarga yang memang sudah tinggal sejak lama di desa Kapor sehingga tali silaturahmi serta tenggang rasa mereka sangat tinggi.  Keadaan sosiall masyarakat di desa Kapor sudah dikatakan bagus, hal ini diketahui dari keadaan  masyarakat yang tidak menutup diri dengan perkembangan zaman dan masyarakat juga tidak buta teknologi. Interaksi yang dilakukan menjadi mudah ketika masyarakat sudah memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan masyarakat luar Madura. Adapun juga kegiatan yang dilakukan yait setiap seminggu ibu-ibu PKK Desa Kapor melakukan pegajian rutin bersama yang  dilakukan bergantian antar Dusunnya. Serta dilakukannya yasianan rutin yang dilakukan disetiap minggunya di makam (bujuk) yakni setiap malam jumat.

SEJARAH DESA


Dapat diketahui bahwa disetiap daerah atau desa memiliki latar belakang yang menjadi karakter serta ciri khas yang ada pada daerah tersebut. Adapun sejarah desa ataupun daerah sendiri sering kali tertuang dari cerita terdahulu dari nenek moyang yang terjaga hingga saat ini yang mana  masih sulit diartikan dan dibuktikan dengan fakta yang ada. Cerita tersebut seringkali dapat dikaitkan dengan mitos dari tempat-tempat tertentumasih dianggap keramat atau kejadian yang ada kaitannya dengan nama daerah tersebut yang  seperti halnya desa Kapor juga memiliki cerita dan mitos ynag sangat kental didalamnya yang menjadi identitas dari desa Kapor itu sendiri. 
Adapun kata Kapor sendiri diambil dari  kejadian pada zaman dahulu  dimana terdapat pemilihan pemimpin desa yang mana calonnya bersaudara kembar dan sangat sulit untuk dibedakan. Untuk membedakan dari keduanya salah satu dari calon tersebut ditandai dengan kapur pada bagian dahi. Hasil dari peilihan tersebut dimenangkan oleh calon yang bertanda kapor. Namaun di tengah masa jabatannya pemimpin desa tersebut meninggal dunia dan kepemimpinann digantikan oleh saudara kembarnya. Sampai saat ini sistem kepemimpinan desa  Kapor ini turun temurun dari garis keturunannya. Dari adanya kejadian itu maka dinamakanlah Desa



KONDISI GEOGRAFIS DESA KAPOR


             
Desa Kapor merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Burneh yang mempunyai luas administrasi 125.56  Ha. dengan ketinggian dari permukaan laut 85 mdpl dan terdiri dari 3 dusun yaitu:
1.    Dusun Kapor selatan
2.    Dusun Rabesan
3.    Dusun Kapor utara
Adapun pola pembangunan lahan di Desa Kapor sendiri lebih didominasi oleh kegiatan pertanian komoditas padi, cabe, kacang tanah dan jagung. Namun kegiatan pembuatan kerajinan dilakukan ketika kegiatan menanam tidak begitu padat.Desa kapor termasuk daerah dataran rendah serta memiliki keadaan tanah yang kering dan beriklim tropis sehingga di desa Kapor juga sering  sulit mendapatkan air, hal ini diakibatkan oleh minimnya sumber air yang dapat mengairi lahan yang ada. Sehingga masyarakat desa Kapor kesulitan untuk memproduksi atau menanam padi pada saat musim kemarau karena hampir seluruh lahan atau sawah mengandalkan air hujan.
            Pengolahan lahan di desa Kapor terdiri dari lahan untuk persawahan, lahan untuk tegalan, pemukiman penduduk dan lahan kosong, Karena sebagian besar masyarakat desa Kapor bermatapencarian sebagai petani. Lahan yang paling luas adalah untuk pertanian atau persawahan. Area persawahan  yang ada ditanami berbagai jenis tanaman seperti padi, jagung, kacang tanah, melati dan cabe. Lahan untuk persawahan juga termasuk lahan yang paling luas kedua setelah area persawahan.
Desa Kapor banyak terdapat tanaman bambu yang tumbuh dan dapat ditemui di sekitar rumah warga desa.Namun adanya tanaman ini belum dimanfaatkan secara  maksimal dan belum diolah untuk dijadilkan kerajinan. Adanya lahan kosong digunakan untuk melepaskan hewan ternak warga seperti sapi, kerbau dan kambing agar bisa memakan rumput-rumput dilahan kosong tersebut.
 
 
 
 





 




VISI DAN MISI

Visi
Terbangunnya tata  kelola pemerintahan desa Kapor yang bersih,transparan dan amanah dalam rangka mewujudkan masyarakat desa Kapor yang kompak, dinamis, kreatif, inovatif, mandiri, santun dan berkepribadian islami serta mengutamakan pembangunan berbasis masyarakat.
Misi
1. Memperkokoh kesatuan dan ketekunan antar warga Desa Kapor tanpa memandang  agama, status sosial, golongan maupun jenis kelamin.
2.  Meningkatkan sistem pelayanan kepada masyarakat.
3. Memberdayakan masyarakat dalam proses pembangunan melaluii penguataan ekonomi kerakyatan dan optimalisasi potensi lokal.
4. Terwujudnya transparansi dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemerintah.
5. Melestarikan jenis budaya yang ada dalam masyarakat.
6. Pelestariann lingkungan hidup dalam setiap kebijakan pembangunan
7. Mendorong partisipasi  masyarakat dalam proses pembangunan  sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan sosial.


Video Pembuatan Kompos


MATA PENCAHARIAN

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat desa Kapor dapat teridentifikasi ke dałam beberapa bidang pencaharian seperti : petani, Bu...